I'm Back For You

Jumat, 27 Juli 2012

IP (Internet Protokol)

  • Alamat(Internet Protocol Address atau sering disingkat IP) adalah deretan angka biner antar 32-bit sampai 128-bit yang dipakai sebagai alamat identifikasi untuk tiap komputer host dalam jaringan Internet. Panjang dari angka ini adalah 32-bit (untuk IPv4 atau IP versi 4), dan 128-bit (untuk IPv6 atau IP versi 6) yang menunjukkan alamat dari komputer tersebut pada jaringan Internet berbasis TCP IP
  • Internet Asiggnes Number Autority (\IANA) yang mengelola alokasi alamat IP global. IANAbekerja bekerja
  • Internet Protocol (IP) address adalah alamat numerik yang ditetapkan untuk sebuah komputer yang berpartisipasi dalam jaringan komputer yang memanfaatkan internet Protokot untuk komunikasi antara node-nya.
  • Walaupun alamat IP disimpan sebagai angka biner, mereka biasanya ditampilkan agar memudahkan manusia menggunakan notasi, seperti 208.77.188.166 (untuk IPv4), dan 2001: db8: 0:1234:0:567:1:1 (untuk IPv6).
          Internet Protocol juga memiliki tugas routing paket data antara jaringan, alamat IP dan menentukan lokasi dari node sumber dan node tujuan dalam topologi dari sistem routing. Untuk tujuan ini, beberapa bit pada alamat IP yang digunakan untuk menunjuk sebuah subnetwork. Jumlah bit ini ditunjukkan dalam notasi CIDR, yang ditambahkan ke alamat IP, misalnya, 208.77.188.166/24.
Sistem pengalamatan IP ini terbagi menjadi dua, yakni:
* IP versi 4 (IPv4)
* IP versi 6 (IPv6)

         Pengiriman data dalam jaringan TCP/IP berdasarkan IP address komputer pengirim dan komputer penerima. IP address memiliki dua bagian, yaitu alamat jaringan (network address) dan alamat komputer lokal (host address) dalam sebuah jaringan.
Alamat jaringan digunakan oleh router untuk mencari jaringan tempat sebuah komputer lokal berada, semantara alamat komputer lokal digunakan untuk mengenali sebuah komputer pada jaringan lokal.

1. Alamat IP versi 4

        Alamat IP versi 4 (sering disebut dengan Alamat IPv4) adalah sebuah jenis pengalamatan jaringan yang digunakan di dalam protokol jaringan TCP/IP yang menggunakan protokol IP versi 4. Panjang totalnya adalah 32-bit, dan secara teoritis dapat mengalamati hingga 4 miliar host komputer atau lebih tepatnya 4.294.967.296 host di seluruh dunia, jumlah host tersebut didapatkan dari 256 (didapatkan dari 8 bit) dipangkat 4(karena terdapat 4 oktet) sehingga nilai maksimal dari alamt IP versi 4 tersebut adalah 255.255.255.255 dimana nilai dihitung dari nol sehingga nilai nilai host yang dapat ditampung adalah 256x256x256x256=4.294.967.296 host. sehingga bila host yang ada diseluruh dunia melebihi kuota tersebut maka dibuatlah IP versi 6 atau IPv6.
Contoh alamat IP versi 4 adalah 192.168.0.3.

2.Alamat IP versi 6
 
        Berbeda dengan IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat), IPv6 memiliki panjang 128-bit. IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja. IPv6, yang memiliki panjang 128-bit, memiliki total alamat yang mungkin hingga 2128=3,4 x 1038 alamat. Total alamat yang sangat besar ini bertujuan untuk menyediakan ruang alamat yang tidak akan habis (hingga beberapa masa ke depan), dan membentuk infrastruktur routing yang disusun secara hierarkis, sehingga mengurangi kompleksitas proses routing dan tabel routing.

        Sama seperti halnya IPv4, IPv6 juga mengizinkan adanya DHCP Server sebagai pengatur alamat otomatis. Jika dalam IPv4 terdapat dynamic address dan static address, maka dalam IPv6, konfigurasi alamat dengan menggunakan DHCP Server dinamakan dengan stateful address configuration, sementara jika konfigurasi alamat IPv6 tanpa DHCP Server dinamakan dengan stateless address configuration.

         Seperti halnya IPv4 yang menggunakan bit-bit pada tingkat tinggi (high-order bit) sebagai alamat jaringan sementara bit-bit pada tingkat rendah (low-order bit) sebagai alamat host, dalam IPv6 juga terjadi hal serupa. Dalam IPv6, bit-bit pada tingkat tinggi akan digunakan sebagai tanda pengenal jenis alamat IPv6, yang disebut dengan Format Prefix (FP). Dalam IPv6, tidak ada subnet mask, yang ada hanyalah Format Prefix.
Pengalamatan IPv6 didefinisikan dalam RFC 2373.

Selasa, 24 Juli 2012

UNetBotin




                UNetBoting(Universal Netboot Installer) adalah software untuk melakukan booting menggunakan USB, So... kita tidak perlu meng-Burn CD lagi untuk bisa buat CD instaler....
Cara menggunakannya cukup mudah. Download Aplikasi Unetbootin (Cari di Mbah atau Paman Google), setelah selesai download, buka aplikasinya sehingga muncul gambar seperti dibawah ini.


unetbootin1.jpg

Unetbootin memberikan kita 3 fitur, yaitu:

1.  Distribution. Pilihan ini digunakan jika kamu ingin download langsung dari internet dan langsung diproses. Caranya, Pertama pilih distribusinya dulu, lalu pilih versinya. Saat ini distribusi yang bisa di download langsung adalah :  Arch Linux, Backtrack, CentOS, Clone Zilla, Damn Small Linux, Debian, Dreamlinux, Dr. Web Antivirus, Elive, Fedora, FreeBSD, Frugalware, F-Secure Rescue CD, Gentoo, gNewSense, Gujin, Kaspersky Rescue Disk, Kubuntu, Linux Mint, Mandriva, MEPIS, NetBSD, NTPasswd, openSUSE, Ophcrack, Parted Magic, PCLinuxOS, Puppy Linux, Sabayon Linux, Slax, SliTaz, Smart Boot Manager, Super Grub Disk, Super Ubuntu, SystemRescueCD, Ubuntu, xPUD, Xubuntu, Zenwalk.

2.  Disk Image. Pilihan ini digunakan jika anda sudah men-download file .ISO-nya secara manual atau minta dari teman  . Caranya gampang kok, kamu tinggal menentukan lokasi file .ISO yang udah kamu download tadi aja. Pilihan ini lebih banyak digunakan dari pada pilihan Distribution atau Custom

3.  Custom. Pilihan ini diperuntukkan bagi yang sudah mahir.  Disini kita  dapat mengatur kernel, Initrd, dan Option sendiri
Setelah itu, kita memilih USB Drive jika menggunakan flashdisk atau pilih Harddisk jika menggunakan harddisk. Selanjutnya, pilih lokasi Drive-nya . Kemudian klik OK. Berikut adalah gambar prosesnya.
unetbootin2.jpg
unetbootin3.jpg

                  unetbootin5.jpg
Setelah selesai, Klik tombol Reboot now. Komputer kamu akan restart. Jangan lupa menekan F2, F6, atau F12 sesuai menu BOOT kamu . Lalu pilih USB Drive / Harddisk pada menu BOOT.perangkat untuk dapat membuat sistem Live USB. Lalu instal OSnya.....
perangkat untuk dapat membuat sistem Live USB

Jumat, 08 Juni 2012

Tutorial Instal Microsoft Visual Basic 6.0

               Kali ini saya posting cara install Microsoft visual basic 6.0 enterprise edition.  Visual Basic 6.0 Enterprise adalah salah satu software pemrograman yang paling banyak digemari dan di pakai oleh para programer untuk pembuatan software bahkan game mereka.
Spesifikasi minimum yang diperlukan :
* Pentium® 90MHz or higher microprocessor.
* VGA 640x480 or higher-resolution screen supported by Microsoft Windows.
* Microsoft Windows NT 4.0 or later, or Microsoft Windows 95 or later.
* 24 MB RAM for Windows 95/98, 32 MB for Windows NT.
* Microsoft Internet Explorer version 4.01 or later (version 4.01 Service Pack 1 or later for DHTML application developers, and 4.x for end-users of these applications).

Cara Buat Kalkulator dengan Visual Basic 6.0

Cara Membuat Kalkulator

Mengedit gambar Dengan Picassa

Membuat Gambar Editan

Cara menginstall Piccasa

install picasa

Selasa, 05 Juni 2012

BACKGROUND

Halo all.....
Da yang tau g cara buat background pada sebuaah web??
Nah klo g tau kebetulan saya mau jelasin caranya....

CONTOH WEB DENGAN BACKGROUND WARNA:
(gambar)

kan udah liat contohnya, skarang tinggal prakteknya aja:

<html>
<body background="red">
</body>
</html>


Nah gampang kan caranya..... klo belajar di web blog ini, pelan2 tapi pasti...
Dan jangan lupa, yang punya blog juga trus ngurusin blog ini.

TO BE CONTINUE...